Kamis, 26 Februari 2009

turbin gas

Turbin Gas Dan Instalasi Turbin Gas
Kata Mulia Sembiring
Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Mesin
Universitas Sumatera Utara
BAB. I
PENDAHULUAN
Pengembangan turbin gas hingga bisa dibuat seperti sekarang ini, yaitu sampai bisa ekonomis untuk dipakai sebagai mesin penggerak pesawat terbang dan untuk instalasi darat yang dapat dipakai untuk membangkitkan tenaga listrik, sudah menghabiskan waktu yang cukup lama.
Sejak abad yang lalu sudah dimulai usaha untuk mengembangkan turbin gas, tetapi kurang berhasil dan perkembangan selanjutnyapun dapat dikatakan agak lambat bila dibandingkan dengan tenaga uap yang mencapai kemajuan pesat dengan makin tingginya tekanan dan temperatur uap, dan harganya randemen turbin gas sudah jauh ketinggalan. Konstruksi dan cara kerjanya turbin gas adalah, sangat mudah bila hanya didalam kertas (gambar desain), tetapi kenyataannya bila diwujudkan sangat sukar karena ada hubungannya dengan pemakaian bahan bakar turbin harus hemat.
Akhir-akhir ini randemen dan daya yang dihasilkan turbin gas naik, karena gas yang bertemperatur tinggi, telah bisa digunakan dan bekerjanya turbin langsung tergantung pada keadaan gasnya. Sekarang randemen turbin, sudah bisa mencapai sekitar 33 % dengan temperatur diruang bakar dan sebelum rangkaian sudut jalan pertama untuk turbin penggerak pesawat terbang adalah 12000 c.
Sementara itu temperatur untuk turbin yang dipakai diindustri adalah 950oC. Disamping itu turbin gas sudah mempunyai arti yang sangat besar, karena untuk penggerak pesawat terbang dengan daya yang besar harus memakai turbin gas dan sudah tidak bisa diganti lagi, sebab ukuran luar dan berat turbin gas tidak bisa disaingi oleh motor bakartorak.
Keuntungan penggunaan turbin gas sebagai pembangkit tenaga listrik dan sebagai penyedia panas di industri adalah mudah diinstal, proses kerjanya tidak ruwet terutama cocok untuk menanggulangi beban puncak dan dimensinya kecil. Untuk suatu hubungan antara turbin gas dengan proses peredaran turbin uap randemennya bisa mencapai lebih dari 42 %, dilihat dari segi ekonominya keadaan ini sudah cukup baik.
Akhirnya perlu diketahui bahwa kenyataannya proses turbin gas dengan daya yang sangat besar terdapat pada teknik tenaga nuklir dengan Helium sebagai fluids kerjanya.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 1
BAB. II
TEORI DASAR TEKNOLOGI PANAS
II-1 Cara kerja: Proses sederhana sistem terbuka
Pembahasan yang pertama sekali adalah mengenai masalah cara kerja dan kostruksi turbin gas yang digunakan untuk menggerakkan pesawat terbang, yang sama juga bila kita membahas secara singkat turbin gas yang dipakai, di industri. Cara kerja turbin gas penggerak terbang pada Gambar 1. sebagai berikut:
Kompresor tekanan rendah menghisap udara luar yang ada disekelilingnya, kemudian udara tersebut ditekan dan dimasukkan kedalam kompresor tekanan tinggi untuk ditentukan (dimampatkan) lagi.
Selanjutnya udara tekan ini di alirkan kedalam ruang bakar. Didalam ruang bakar disemprotkan bahan bakar kedalam arus udara tersebut sehingga terjadi proses pembakaran. Gas hasil pembakaran yang terbentuk itu kemudian dimasukkan kedalam turbin tekanan tinggi selanjutnya terus ke turbin tekanan rendah, dan sesudah memberikan sisa gaya dorongnya gas hasil pembakaran ini keluar menuju udara luar.
Dari gambar tersebut bisa dilihat bahwa ada buah paras penggerak yaitu :
1. Turbin tekanan rendah menggerakkan kompresor tekanan rendah dan melalui roda gigi transmisi menggerakan propeller (baling-baling) sebagai daya untuk digunakan selanjutnya.
2. Turbin tekanan tinggi menggerakkan kompresor tekanan tinggi. Kecepatan putar kedua turbin adalah, berbeda dimana ukuran turbin dan kompresor kadang-kadang dibuat menurut teknik aliran fluids yang terbaik. Mekanisme kedua turbin tersebut tidak saling mempengaruhi satu sama lainnya, karena sebagian dari paras turbin tekanan rendah berada didalam paras turbin tekanan tinggi.
Pada Gambar 2. dapat dilihat bahwa untuk turbin yang dipakai di industri bisa dilihat dimana, turbin, kompresor, Generator listrik, moto untuk mulai start semuanya berada dalam satu paras, dan pada umumnya ruang bakar diletakkan disamping.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 2
Sistem turbin gas sederhana
Turbin gas ini disebut mempunyai proses sederhana, karena fluids kerjanya adalah udara biasa tanpa harus diolah/dipersiapkan lebih dahulu, cukup hanya dimampatkan lebih dahulu kemudian dipakai untuk proses pembakaran bahan bakar. Gas hasil pembakaran dengan entalpi yang tinggi inilah yang jadi fluidanya untuk bekerja. Selain itu pembuangan panasnya juga sederhana tidak terlalu ruwet, karena gas bekasnya, bisa dibuang ke udara luar. Pada prinsipnya dapat dibandingkan dengan proses kerja dari instalasi tenaga uap yang cukup ruwet.
Daya yang dihasilkan turbin
Pada instalasi tenaga uap turbin menggerakkan generator, dimana daya yang dihasilkan turbin dengan daya generator sama besarnya. Untuk turbin gas keadaannya berbeda, karena daya yang dihasilkan turbin harus dibagi menjadi sebagian untuk menggerakkan, kompresor udara dan sebagian lagi untuk menggerakkan generator listrik. Perbandingan dayanya kurang lebih 3:2:1 , misalnya agar dapat memutar generator listrik yang mempunyai daya 1000 kW, turbin gas harus mempunyai daya dara membutuhkan daya 3000 kW , karena kompresor udara membutuhkan daya 2000 kW.
Perlu diketahui bahwa oils dikehendaki instalsi turbin gas harus mempunyai randemen yang tinggi.
II.2 Jalannya proses didalam diagram diagram p – v dan diagram T - s
Jalannya proses siklus didalam turbin gas adalah sebagai berikut; bila mesin kompresi dan mesin ekspansi sudah di putar, maka diantara kedua mesin tersebut dimasukkan panas. Panas ini harus diubah menjadi daya mekanis semaksimal mungkin. Untuk mendapatkan daya usaha yang sebesar mungkin, terdapat suatu permasalahan antara temperatur, dan tekanan gas yang saling berhubungan satu dan lainnya dan untuk mempermudah pengertian lebih dulu dibahas proses yang terjadi didalam torak, dapat dilihat pada Gambar 3. dibawah ini:
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 3
Dari a sampai 1 kompresor menghisap udara, dan udara tersebut ditekan (dikompresi) secara adiabatis dari 1 sampai 2, dan akan timbul panas yang mempengaruhi temperatur udara. Jalannya garis kompresi 1 ....2 menurut persamaan p . vx = konstan.
Dari peristiwa kompresi tersebut diatas, udara menjadi panas dan temperaturnya pada titik 2 dapat dihitung. Dari 2 sampai e udara yang telah dikompresi didorong keluar dari kompresor. Jumlah kerja yang di perlukan besarnya sama dengan luas a - 1 - 2 - e- a Akibat dari proses pemampatan didalam kompresor udara tersebut seakan mengalami pemanasan pendahuluan , dan setelah masuk ke ruang bakar udara tersebut menerima panas lagi sehingga temperaturnya mencapai t3, sesuai dengan yang dibolehkan untuk mesin.
Pemberian panas didalam ruang bakar dilakukan dengan tekanan konstan, jadi tekanannya sama dengan tekanan kompresi dan besarnya panas yang dimasukkan kedalam proses tiap kg uap adalah: q = cp . ( t3 - t2 ).
Ekspansi dari mesin torak (Gambar 4.), udara masuk kedalam mesin ini dengan tekanan yang sama dengan tekanan dari kompresor tetapi volume spesifiknya berubah menjadi v3 dan temperaturnya naik menjadi t3 sehingga v3 = v2 . (T3 / T2). Dari proses3 ke 4 terjadi ekspansi adiabatis, dan temperatur gas turun menjadi t4. Kerja yang diperoleh dari ekspansi mesin ini adalah = luasan e -3 - 4 - a - e .
Sesudah sampai pada titik 4 udara dengan temperatur t4 didorong keluar menuju udara luar. Besarnya panas yang. keluar dari sistem: q keluar = cp. (t4 - t1).
Daya yang berguna (daya effektif), didapat dari selisih luasan ekspansi dan kompresi. Bila jalannya proses dijadikan satu dan digambar dalam satu diagram p - v , maka besarnya daya yang effektif adalah luasan 1-2-3-4 dapat dilihat pada Gambar 5. dibawah ini.
Pemindahan harga-harga dari diagram p – v ke diagram T – s dimulai dari titik 1. dimana keadaan udara luar yang dihisap kompresor mempunyai entropi yang telah tartentu dan temperaturnya T1 = 273 + t1.
Dengan adanya kompresi isentrop tekanan udara menjadi, naik P2 dan temperaturnya menjadi T2=T1. (P2/P1) (X-1)/X Selama pemberian panas pada kondisi tekanan konstan, entropinya akan naik menjadi: s3 - s2 = cp. 1n ( T3/ T1).
Dalam hal ini T3 ditentukan berdasarkan temperatur gas turbin maksimum yang diijinkan, sehingga diperoleh titik 3. , dan luasan dibawah garis lengkung 2-3 (isobar), sesuai dengan besarnya panas yang dimasukkan kedalam ruang bakar sehingga: q masuk = cp . ( T3 - T2 ) . T4 di dapat dari hasil perhitungan ekspansi adiabatis 3 - 4.
Untuk menentukan besarnya T4 sama dengan menentukan besarnya T2. diagram T- s memperlihatkan dengan jelas bahwa, daya yang berguna w berasal dari selisih panas yang masuk dengan panas yang keluar. Meskipun pada kenyataannya proses turbin gas dalam diagram p – v informasinya sama dengan diagram T- s. Namun pada diagram T – s lebih mudah dimengerti.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 4
II. 3 Rendemen thermis dan daya yang efektif
Daya yang berguna adalah w yang berguna = qmasuk - qkeluar. qmasuk – qkeluar yang berguna nth = ------------------------------- = -------------------- qmasuk yang dipakai
Dengan dimaksukannya harga qmasuk = cp . (T3 – T2) dan harga qkeluar = cp (T4 – T1) kedalam opersamaan diatas, maka bentuk persamaan menjadi :
(x-1)/x
T1 P1
Nth = 1 - ----------- atau nth = 1 – (--------)
T2 P2
Dapat dilihat bahwa untuk kompresor harus dipilih, yang mempunyai perbandingan tekanan setinggi mungkin agar bisa mendapatkan rendemen yang tinggi, sehingga pemakaian bahan bakar untuk proses ini lebih irit.
Pada Gambar 6. dapat dilihat bahwa berdasarkan alasan kekuatan kontruksi yang diizinkan, maka dalam hubungannya dengan proses temperatur T3 dibatasi. Dengan makin bertambahnya perbandingan tekanan = P2 / P1 akibat dari proses kompresi T2 akan ikut naik maka harga qmasuk = cp. ( T3 - T2) , dan harga qkeluar = cp . ( T4 - T1 ) ikut turun. Dengan demikian semakin bertambah tinggi, dan daerah daya effektif (w) mula-mula selalu bertambah besar, tetapi setelah mencapai harga maksimum harga w menjadi turun kembali.
Beberapa harga perkiraan dapat dilihat pada Gambar 6 dibawah ini.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 5
Proses dari daya yang effektif didapat dari :
Wyang berguna = qmasuk- qkeluar
= cp. (T3 – T4) – cp ( T2 - T1 ).
Setelah bentuk persamaan ini disesuaikan dengan persamaan proses adiabatis serta harga μ= p2/p1 dimaksukan, maka persamaan menjadi :
T3
Wberguna = ------- . (1-1 /μ (x-1)/x) – (μ(x-1)/x –1)
T1 adalah temperatur udara luar yang dihisap masuk kedalam kompresor. Besarnya harga T1 untuk instalasi turbin gas yang dipakai oleh industri kebanyakan selalu konstan. Untuk setiap harga temperatur gas baru t3 akan memberikan harga yang optimal untuk mencapai harga w yang berguna yang maksimum. Persamaan untuk mencari w yang berguna dapat di selesaikan dengan memasukkan beberapa harga-harga yang dibutuhkan, sehingga akan diperoleh suatu grafik seperti yang terdapat pada Gambar 7. Dibawah ini, dengan catatan bahwa harga-harga yang terdapat dalam gambar adalah untuk turbin tanpa kerugian dan kompresor tanpa kerugian serta temperatur udara yang dihisap sebesar 15o c.
Dalam kenyataannya randemen kompresor yang besar yaitu μ kompresor sampai gas yang besar yaitu μ T sampai 0,85
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 6
Contoh Soal:
Berapakah besarnya daya yang berguna (daya effektif) teoritis tanpa kerugian dari suatu proses siklus turbin gas, bila temperatur sebelum turbin yang diizinkan maksimum t3 = 850oC dan kompresornya mempunyai perbandingan tekanan μ = P2 / P1 = 6
Berapakah daya yang dihasilkan turbin teoritis bila banyaknya udara yang bekerja didalam instalasi turbin ms = 20 kg / detik.
Jawab:
Perhitungan menurut persamaan w yang berguna,
Wn T3 1
------ = ------- . (1 - ----------- ) - (μ (x-1)/x –1)
cp.T1 μ(x – 1 )/x
cp = 1,004 kJ / kg K = Kapasitas panas spesifik
T1 = t1 + 273 = 15°C + + 273°C = 288° K
T3 = 850oC + 273oC = 1123oK
μ = 6
x = 1,4 untuk udara dan (x-1)/x = 0,285
WN
--------- = 3,9 . 0,4 – 0,66 = 0,90
Cp.T1
Bandingkan dengan harga-harga yang terdapat pada Gambar 7.
Wyang berguna = 0,90 . 1,004 .288 = 270 KJ/Kg
Bila kapasitas udara yang bekerja ms = 20 Kg/detik, maka daya yang dihasilkan instalasi turbin gas teoritis adalah : p = 270 kJ/kg . 20 kg/det = 5400 kJ/det
= 5400 kW.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 7
BAB. III
MATERIAL, BAHAN BAKAR, RUANG BAKAR
III. 1 Material (logam) untuk instalasi turbin gas
Dengan makin tingginya temperatur operasi turbin gas, maka kekuatan logam bahan instalasi turbinpun akan turun. Sifat material yang menentukan dalam pemilihan logam untuk instalasi turbin gas adalah daya tahan/kekuatan logam untuk menerima beban dalam jangka waktu yang lama (creep strength), atau pada beban berapa sesuatu benda uji/logam dapat patah sesudah mengalami pembebanan dalam jangka waktu yang tertentu, hal ini tergantung dari besarnya temperatur benda uji, lihat 8. , dimana gambar tersebut hanya berlaku untuk Gambar suatu logam yang tertentu.
Titik λB /1000 = 215 N/mm2, artinya adalah benda 2 uji yang menerima beban 215N/mm2 secara terus menerus pada temperatur 700oc, akan patah sesudah 1000 jam. Benda uji yang dibuat dari logam yang sama bila dipanaskan sampai 700oc terus menerus akan tahan minimal sampai 10.000 jam dan akan patah bila dibebani dengan beban secara terus menerus yang tidak lebih besar dari 165N/mm2.
Logam tersebut juga akan tahan sampai 100.000 jam, 2 bila beban yang bekerja terus menerus hanya 65N/mm2. Kekuatan material (logam) adalah juga merupakan persoalan waktu, bila pemberian beban pada logam tersebut dilakukan pada temperatur yang tinggi, dapat dilihat pada Gambar 9 yang memperlihatkan karakter suatu material yang dibebani secara terus menerus, 2 sebesar 400 N/mm2, logam tersebut akan bertambah panjang (regangnya bertambah) terus sampai setelah 250 jam baru patah. Bila dibebani sebesar 330N/mm2, kenaikan regangnya lebih lambat, tetapi akan patah sesudah 700 jam.
Material yang biasanya dibuat untuk turbin gas dan ruang bakar yaitu baja chrom, paduan nikel dan kobalt.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 8
III.2 Bahan bakar untuk turbin gas
Untuk turbin gas dengan proses sistem terbuka hanya bisa menggunakan bahan bakar yang berbentuk cair atau gas, karena hasil proses pembakaran harus bebas dari sisa-sisa bahan bakar (abu) yang teras dan tidak menimbulkan korosi yang diakibatkan peristiwa kimia.
Bahan bakar cair
Minyak bakar asalnya dari minyak bumi yang mengandung campuran zat hidrokarbon. Minyak bakar berat dan sedang adalah yang mula-mula sekali dipergunakan untuk turbin gas pada industri. Minyak ini mengandung aspal dan bitumen, yang dapat menyebabkan terbentuknya suatu endapan yang sukar terbakar diruang bakar dan disudu -sudu turbin, dan abunya kebanyakan mengandung garam Natrium dan berkombinasi dengan Vanadium. Bahan bakar diesel adalah cocok untuk turbin gas, tetapi harganya cukup mahal.
Bahan bakar berbentuk gas
Bahan bakar yang berbentuk gas yang biasanya digunakan untuk turbin gas adalah gas dapur tinggi, gas bumi dan gas yang diperoleh dari instalasi penguapan gas arang untuk industri. Gas dapur tinggi adalah barang sisa-sisa dan harganya murah, tetapi nilai kalornya rendah. Gas bumi adalah bahan bakar yang ideal untuk turbin gas yang mengandung Methan (CH4) dengan kadar 65 % sampai 92 %.
Contoh Seal:
a) Barapakan temperatur akhir t2 suatu proses kompresi presi tanpa kerugian (isentrop)dari 1 bar, 20°C menjadi 8 bar.
Jawab: t2 = 240oC.
b) Berapakah jumlah kalori yang harus diberikan, bila akan memanaskan udara kompresi dart 8 bar, 240oC menjadi 8 bar, 750°C.
Jawab: Dari kondisi awal h2 = 235 KJ/Kg, pada 8 bar, 240°C pergi mengikuti garis p = 8 bar, sampai memotong garis datar t3 = 750°C. Maka dari sini didapat h3 = 835 KJ/Kg.
Dengan demikian panas yang harus diberikan adalah h3 - h2 = 835 - 235 = 600 KJ/Kg.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 9
c) Berapakah selisih entalpi (panas jatuh) yang bekerja didalam turbin gas,bila keadaan sebelum turbin 8 bar, 750oc dan berekspansi isentrop sampai 1 bar.
Jawab:
sebelum turbin h3 = 835 KJ/KG
sesudah turbin h4 = 362 KJ/Kg
a. h3 – h4 = 473 KJ/
Berapakan tingkat dari suatu turbin gas yang be kerja dengan panas jatuh rata-rata hst = 120 KJ / Kg.
Jawab: z = (h3 - h4) / hst = 473120 =3,94 jadi dibuat 4 tingkat.
e) Bagaimanakah keadaan gas bekas di sisi sebelah ke luar turbin, bila randemen dalam turbin adalah = 0,87.
Jawab:
Hi = ht . i = 473.0,87 = 410 KJ/Kg. Hal ini digambarkan pada diagram h - s , dengan 1 bar, 395oC , jadi h gas bekar = 425 KJ/Kg.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 10
III.3 Konstruksi ruang bakar
Udara yang telah dimampatkan dimasukkan kedalam ruang bakar. Luas penampang yang dibutuhkan didapat dari satu persamaan kontinuitas, yaitu A = V/c.
Yang paling penting adalah memilih dan menentukan kecepatan udara di beberapa sektor yang berlainan, dapat dilihat pads Gambar 12. dibawah ini:
Kecepatan udara didaerah pembakaran harus mulai dari c = 25 m/detik sampai dengan 30 m/detik. Bila c terlalu kecil, nyala api akan menyebar kearah komprensor, dan sebaliknya hila kecepatan udara c terlalu besar, nyala api akan membesar kearah saluran keluar ruang bakar. Hal ini akan mengakibatkan temperatur di bagian masuk turbin semakin tinggi, dan juga akan memadamkan api diruang bakar yang menyebabkan timbulnya tegangan akibat adanya panas (thermal stress).
Dimana tegangan tersebut disebabkan karena adanya pembagian temperatur sebelum turbin yang tidak merata.
Gambar III.12 , memperlihatkan kejadian didalam ruang bakar, yang terdiri dari selubung luar dan suatu tabung silindris yang dibagian dalamnya dilengkapi dengan pembakar dan pengabut bahan bakar yang sebagian dari udara dialirkan diluar pembakar agar berfungsi sebagai udara pendingin ruang bakar. Udara ini kemudian mengalir masuk kedalam, melalui tempat-tempat yang terbuka.
Ruang bakar yang besar dan terpisah untuk turbin gas yang dipakai oleh industri. Turbin gas untuk industri mempunyai satu atau dua buah ruang bakar yang besar sesuai dengan daya yang dihasilkan turbin tersebut. Untuk itu dibuat suatu ruang bakar yang besar dan terpisah/tersendiri dengan maksud untuk menghemat material ongkos pembuatan yang murah dan Gambar 13. memperlihatkan salah satu dari dua buah ruang bakar tersebut.
Ruang bakar ini dipasang tegak, dan dibagian atasnya terdapat salah satu pembakar, dari tiga pembakar yang ada. Sedangkan tabung api/pipa api dari ruang bakar tersebut dilapisi oleh tembok dari ke ramik, seperti pada Gambar 14.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 11
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 12
BAB. IV
KOSTRUKSI DAN CARA KERJA DARI TURBIN
DAN KOMPRESOR
IV.1. Konstruksi mesin
Kompresor dan turbin mempunyai rotor yang sama, ditahan dua bantalan radial dan satu bantalan aksial (kiri).Rumah mesin bagian luar umumnya terdiri dari rumah bagian tengah, rumah bagian udara masuk dan rumah bagian dari gas bekas ke luar yang satu sama lainnya dihubungkan dengan kuat .
Rotor
Rotor, pada Gambar 15. , konstruksinya terdiri dari beberapa piringan tersendiri yang dilengkapi sudu, serta kedua ujungnya dan bagian tengahnya dihubungkan satu sama yang lain dengan prinsip jangkar tarik.
Bagian-bagian tersebut satu sama lain Baling memegang , dengan sistem Hirth berkerat-kerat seperti gergaji.
Rotor menjadi ringan dan mempunyai kecepatan kritis dengan letaknya lebih tinggi daripada kecepatan putar turbin. Bagian-bagian rotor dan sudu-sudu turbin didinginkan dari dalam. Udara dimasukkan kedalam rotor melalui lubang yang terletak dibagian belakang tingkat terakhir dari kompresor.
Rotor mengalami gaya gager aksial, yang berlawanan dengan gaya gager kompresor. Untuk kompresor arahnya ke kiri sedangkan untuk turbin arahnya ke kanan.
e-USU Repository ©2004
Universitas Sumatera Utara 13
Ruang bakar
Kedua ruang bakar terletak dan dihubungkan dengan flens di samping rumah turbin, yang bertujuan sebagai saluran untuk gas dan udara yang pendek sehingga kerugian alirannya juga kecil.
Sa1uran gas panas dari ruang bakar ditempatkan di dalamnya saluran udara dari kompresor, dengan demikian tidak membutuhkan isolasi panas yang khusus. Arus gas akan belok 90o sebanyak dua kali, sebelum masuk kedalam turbin, dengan demikian akan diperoleh suatu eampuran yang baik dan bebas dari gumpalan gas panas yang mengalir tetapi tidak mau bercampur dengan udara.
Fundasi Mesin
Instalasi ini ditumpu oleh 3 bush konstruksi rangka baja. Dibagian depan kompresor dibuat sebagai, tangki minyak, dan diatasnya ditempatkan rumah sebagai bantalan bagian depan. Rumah turbin ditumpu oleh dua buah penumpu tetap dan dua buah penumpu, yang bisa bergerak.
IV. 2 Kompresor untuk turbin gas
Udara pembakar dari udara luar dihisap dan ditekan oleh kompresor sampai tekanannya menjadi P2 sesuai dengan perbandingan tekanan/kompresi λ = P2/P1. Dari ketentuan-ketentuan dan rumus-rumus yang ada di Termodinamika diperoleh besarnya tinggi kenaikan H adalah sebesar :
n
H = P1 . 1 ------ .( (n-1)/n – 1) . (1/g)
n-1
H dalam m kolom gas.
didapat dari kerapatan Q = 1 /
Harga eksponen n untuk udara daripada proses pemampatan tanpa pendinginan n = x = 1,4
Harga percepatan gravitasi g mempunyai pengaruh terhadap tinggi kenaikan, karena itu harus diperhatikan I tingginya tempat udara yang dihisap kompresor, dimana masalahnya sama dengan tinggi tempat pada turbin air. Udara mempunyai kerapatan Q = 1,3 Kg/m3 pada 0o/bar sedangkan air kerapatannya Q = 1000 Kg/m3.
Kompresor aksial
Arus aliran gas ketika melalui kompresor aksial arahnya seperti ketika sedang melalui pips yaitu aksial. Diameter rata-rata sudu antara bagian keluar dan bagian masuk adalah tetap sama, umtuk itu u1 = u2 .
Supaya tekanannya gas dapat naik dibutuhkan keoepatan dengan sedikit melengkung sehingga kecepatan ci dnaikkan menjadi c2 dapat dilihat pada Gambar 16.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 14
.
Kompresor radial
Kompresor radial mempunyai sudu jalan yang melengkung ke belakang. Gas masuk dengan keoepatan kecil c1 dan akibat adanya gaya sentrifugal maka gas tersebut dikeluarkan dengan kecepatan tinggi c2 Perbandingan diameter D2/D1 sangat besar, sementara itu gas pada saat masuk arahnya searah dengan poros aksial dan pada saat keluar arahnya tegak lurus radial, seperti terlihat pada Gambar 17 dibawah ini.
IV.3 Turbin gas
Dasar-dasar untuk menentukan ukuran-ukuran ukuran utama turbin gas misalnya Diameter tingkat D, dan kecepatan keliling u, panjang sudu pengarah dan panjang sudu jalan, panas jatuh pada tingkat dari turbin dan jumlah tingkat sama dengan proses. turbin uap, hanya perbedaannya adalah untuk turbin gas yang bertingkat banyak, selain bekerja dengan proses tekanan lebih dengan r = 0,5, harga u/c1 = 0,7 sampai 0,8.
Sistem sudu-sudu turbin gas terdiri dari sudu pengarah yang ditempatkan didalam rumah turbine Tingkat tekanan lebih r = 0,5 bekerja dengan kecepatan gas yang rendah. Makin besar kecepatan keliling u, akan makin besar pula jumlah panas jatuh yang bekerja didalam tingkat tersebut. Hal ini diperoleh dari hubungan antara u/c1 dimana c1 = 0,7 sampai 0,8 , dan dengan hst = c12 / 1000, dapat dilihat pada Gambar 18. dibawah ini .
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 15
Besarnya kecepatan keliling yang diizinkan tergantung kepada kemampuan material turbin menerima beban dan temperatur gas yang tinggi, dan biasanya antara u = 250 m/detik sampai 350 m/detik.
Persamaan untuk menghitung daya yang dihasilkan turbin yang penting adalah:
PT = PV + PN = ms . hT . T
kJ
= -------- = kW
det
Dimana:
PT = Daya yang dihasilkan turbin ke seluruhan (kW)
PV = Daya yang diperlukan untuk rnenggerakkan kompresor (kW)
PN = Daya yang berguna (effektif) yang diberikan , keluar untuk menggerakkan
mesin (misalnya generator listrik, pesawat terbang) dalam (kW)
mS = Kapasitas gas panas dalam KJ/detik
hT = Panas jatuh isentrop didalam turbin yang didapat dari diagram h - s , dalam
KJ/KG
T = Randemen turbin, biasanya berkisar
Panas jatuh yang bekerja didalam turbin harus bisa, digambarkan didalam diagram h-s (pada, Gambar 19).
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 16
BAB. V
INSTALASI TURBIN GAS YANG TETAP
Konstruksi instalasi turbin gas dapat dibedakan antara turbin yang tetap tidak dipindah-pindahkan, dengan turbin yang dipakai untuk menggerakkan pesawat terbang atau auto mobile Instalasi turbin gas yang tetap adalah instalasi yang dipakai untuk memutar generator listrik, untuk menggerakkan kompresor karena turbin ini harus bisa bekerja dalam jangka waktu yang panjang untuk memikul beban yang tinggi, sehingga daya yang berguna (effektif) bisa mencapai 100 MW.
Instalasi turbin gas yang digunakan untuk menggerakkan pesawat terbang harus ringan, memakan tempat yang sedikit serta pemakaian bahan bakar juga sedikit sehingga, jarak tempuh pesawat terbang cukup jauh.
Turbin Gas Yang Kecil Yang Digunakan Untuk Pembangkit Tenaga Listrik Darurat Menanggulangi Beban Puncak.
Pembangkit tenaga listrik darurat kebanyakan pemakaianya dipasang pada gedung-gedung bertingkat, rumah sakit, hotel dan bandar udara. Turbin gas yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik darurat ini distart dengan memakai udara tekan atau bateray, dan tempat yang dibutuhkan turbin gas hanya sedikit, tidak membutuhkan air pendingin serta tidak membutuhkan ruang yang harus dipanaskan, namun pemakaian bahan bakar lebih banyak.
Pada Gambar 20. dapat dilihat turbin gas ukuran kecil, dan Gambar 21. Turbin gas yang menggunakan kompresor radial.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 17
Instalasi turbin gas yang kompak dengan daya 17.000 kW n = 5100/1500 1/menit yang dipakai untuk pembangkit tenaga listrik darurat, seperti pada Gambar 22. yang memperlihatkan turbin gas yang kompak dengan daya yang besar yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik, darurat di sebuah instalasi penyulingan minyak bumi. Instalasi ini disebut kompak, karena ketiga bagian yang terdiri atas: Turbin, Generator dan Peralatan Kontrol, secara keseluruhan sudah dipasang lebih dahulu dan di angkut ke lokas,i melalui jalan darat, air atau rel kerja tapi. Turbin gas ini menggunakan bahan bakar minyak bakar atau menggunakan gas dari instalasi penyulingan . Karena fungsinya turbin gas ini adalah sebagai pembangkit tenaga listrik darurat, maka untuk mencegah supaya hasil produksi jangan sampai rusak, maka dalam waktu secepatnya turbin harus bisa menyediakan listrik.
Pada Gambar 23. Memperlihatkan jalannya start dan pemberian beban kepada turbin. Untuk menstart turbin ini bisa dilakukan secara otomatis seluruhnya.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 18
Turbin gas untuk pembangkit tenaga listrik dengan daya 30 MW sampai 60 MW
Konstruksi turbin gas yang digunakan untuk memutar geneator pembangkit listrik dengan jangka waktu operasi 300 jam/tahun, (pada Gambar 24).
Data-data pokok turbin ini secara singkatlah sebagai berikut:
Untuk P = 60/80 MW , n = 3000 l/menit, kapasitas udara adalah 350 Kg/detik, Temperatur maksimum 870oC , perbandingan kompresi λ = 9,5 , temperatur gas bekas =415 oC dan randemen keseluruhan adalah 28,9 .
Kompresor terdiri dari 15 tingkat dengan kecepatan keliling di ujung sudu tingkat pertama L = 320 mm.
Turbin gas ini mempunyai udara pendingin yang masuk dari dua arah. Udara yang telah ditekan oleh kompresor , mengalir masuk kedalam proses bagian tengah melalui (1) dan dari sini melalui lubang dan saluran-saluran udara mengalir ke permukaan rotor dan ke kaki sudu yang di lapisi oleh perisai panas ( dapat dilihat pada Gambar 25.), sedangkan Gambar Kompresor dan Turbin ketika sedang dalam proses pemasangan terdapat pada Gambar 26 .
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 19
DAFTAR PUSTAKA
Dietzel, F., Gasturbinen - kurz und bundig. 1. Auflage. Wurzburg: Vogel - Verlag. 1974.
Jorzyk, S/ Meyer, S. W : Mehr Energie sus Kohle. Energie. Grafelfing/ Munchen. 30. Jahrgang (1978). S. 338 - 341.
Pflaum, W. : Mollier - Diagramme fur Verbrennungsgase. Dusseldorf: VDI - Verlag. 1974.
Gasparovic, N. Und Mitarbeiter: Gasturbinen. 1.Auflage - Studienausgabe in 4 Tcilen. Dusseldorf : VDI - Verlag. 1967.
Ons Tenrath . H.: Gasturbinentriebwerke. 1. Auflage.Essen: Girardet - Verlag. 1968.
Bohl, W. : Technische Stromungslehre. 3 . Auflage.Wurzburg: Vagal - Verlag. 1978.
e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara 20

Selasa, 24 Februari 2009

foto gua

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN


SILABUS

Nomor : 29
Mata Kuliah : Psikologi Konseling
Kode Mata Kuliah : PPB 514
Bobot : 2 SKS
Dosen : 1. Prof. Dr. H. Moh. Surya. (0117)
2. Dra. Hj. Nani M. Sugandhi, M.Pd. (0321)
3. Dra. Anne Hafina, M.Pd. (0614)
Program Studi : S-1 Bimbingan dan Konseling
Prasyarat : Lulus Psikologi Umum
Waktu Perkuliahan Semester Genap (6)

A. Deskripsi Mata Kuliah
Ruang lingkup mata kuliah ini mencakup : Konsep dasar konseling, konseling sebagai proses psikologis dan memperoleh pengalaman baru, karakteristik konselor dan klien, aspek kognitif, emosi dan motivasi dalam konseling, komunikasi dalam konseling, konseling dengan pendekatan holistik, masalah-masalah psikologis yang dihadapi konselor pemula.

B. Pengalaman Belajar
Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan :
a. Ceramah, tanya jawab dan diskusi di kelas.
b. Penyajian makalah di kelas.
c. Melakukan observasi dan wawancara dengan “klien”.
d. Menyajikan hasil analisis psikologis terhadap pengalaman sendiri dan klien

C. Evaluasi Hasil belajar
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam :
a. Kehadiran di kelas minimal 80%
b. Partisipasi kegiatan kelas
c. Pembuatan dan penyajian makalah
d. Laporan hasil analisis psikologis
e. UTS dan UAS

D. Uraian Pokok Bahasan Setiap Pertemuan
I. Membahas silabus perkuliahan dan mengakomodasi berbagai masukan dari mahasiswa untuk memberi kemungkinan revisi terhadap pokok bahasan yang dianggap tidak penting dan memasukkan pokok bahasan yang dianggap penting. Sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam silabus, pada pertemuan ini dikemukakan pula tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara menyelesaikan/menjawab pertanyaan, dan sumber-sumber,
II. Pengertian konseling : Pengertian konseling menurut beberapa ahli, dan berdasarkan tujuh kata kunci dalam konseling.
III. Konseling sebagai proses psikologis, persamaan dan perbedaan antara konseling dan psikoterapi, unsur-unsur yang terlibat dalam konseling serta teori, proses dan riset dalam konseling.
IV. Konseling sebagai proses memperoleh pengalaman baru, membahas tentang pengalaman yang perlu diperoleh klien dalam konseling tentang mengenal konflik-konflik internal, menghadapi realitas , mengembangkan tilikan, memulai suatu hubungan baru, meningkatkan kebebasan psikologis dan memperbaiki konsepsi-konsepsi yang keliru.
V. Karakteristik konselor, membahas tentang pentingnya kepribadian konselor, kualitas konselor, hal-hal yang harus diperhatikan oleh konselor pemula, dan kearifan sebagai suatu kualitas kepribadian konselor.
VI. Karakteristik Klien, membahas tentang konsep psychological strength atau daya psikologis, pemenuhan kebutuhan, kompetensi intra pribadi, dan kompetensi antar pribadi.
VII. Aspek kognitif dalam konseling, membahas tentang asumsi-asumsi yang keliru dilihat dari perkembangannya, karakteristik, resistensi dalam kekeliruan berfikir, pertimbangan konselor dalam menghadapi klien yang memiliki asumsi yang keliru.
VIII. Aspek emosi dalam konseling, membahas tentang pengertian emosi, proses emosi, proses pengkhususan emosi, jenis-jenis emosi spesifik yaitu sakit hati, takut, marah, dan rasa bersalah.
IX. UTS
X. Aspek motivasi dalam konseling, membahas tentang konsep motivasi, teori motivasi, prinsip-prinsip motivasi,
XI. Aspek budaya dalam konseling, menyajikan bahasan tentang pengertian budaya, muatan budaya dalam konseling, bias budaya dalam teori konseling dan enkapsulasi konselor dalam konsling.
XII. Menyajikan laporan hasil analisis psikologis, mahasiswa ditugaskan untuk menganalisis kondisi-kondisi psikologis dan pengalamannya berdasarkan aspek kognisi, emosi dan konflik-konflik internalnya. Hasil analsis didiskusikan di dalam kelas.
XIII. Komunikasi dalam konseling, membahas tentang dimensi personal, kontekstual, relasi dalam konseling, dan komunikasi non verbal.
XIV. Pendekatan holistik dalam konseling, membahas tentang aspek psikologis dalam melihat karakteristik klien berdasarkan agama, etnik, peran seksual (gender), status ekonomi, latar belakang keluarga, tahapan perkembangan, keunikannya dan lokasi .
XV. Masalah-masalah psikologis yang dihadapi konselor pemula, berkaitan dengan pergaulan, fragmentasi, ketidaksabaran, merumuskan tujuan konseling,
XVI. UAS
E. Daftar Literatur

Brammer, L.M; and Shostrom E.L, (1982), Therapeutic Psycholy: Fundamentals of Counseling and Psychotherapy, Fourth Ed, Englewood Cliffs, N.J. Prentice Hall Inc.

Cavanagh, M.E., (1982), The Counseling Experience: A Theoritical and Practical Approach, Monterey, CA: Brooks/Cole Publishing Company.

Surya, Moh, (2004), Psikologi Konseling, Pustaka bani Quraisy, Bandung.

__________, (1988), Bunga rampai 1986-1987, Kumpulan Karya Tulis, Jur. PPB FIP IKIP, Bandung.


Jurnal : Counseling Development

Internet : http://www/ericfacility.net/ericdigest/index

Dosen dapat dihubungi melalui :

No Nama Dosen Tlp/HP/e-mail
1. Prof. Dr. H. Moh. Surya :
2 Dra. Hj. Nani M. Sugandhi, M.Pd : 022-6123834/ 08121435495
3 Dra. Anne Hafina, M.Pd : 022-2014741/08122112911
e-mail : annehr@upi.edu
annehr@bdg.centrin.net.id
KETENTUAN LOMBA KARYA TULIS MAHASISWA
“ SPBU 2K8”
SCIENTIFIC PAPER BATTLE FK UNAIR 2K8


I. PESERTA:
Peserta Lomba Karya Tulis Mahasiswa dalam rangka SPBU 2K8 adalah sebagai berikut:
Peserta adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga
Setiap peserta hanya diperkenankan untuk mengirimkan satu tulisan
Peserta SPBU 2K8 secara berkelompok maksimal 2 orang
Peserta mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran (pada lembar akhir persyaratan lomba ini) atau dapat diperoleh di sekretariat FORISMA, diprint, dilengkapi, dan dilampirkan pada saat pemgiriman karya tulis
Peserta belum pernah mempresentasikan karya ilmiah yang sama pada lomba lain atau mempublikasikannya dalam bentuk apapun
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 20.000,00 untuk setiap tim yang disetorkan ke sekretariat SPBU 2K8 di FORISMA, Student Centre Lt.1 H.11 GRAHA BIK IPTEK-DOK selambat – lambatnya tanggal 21 April 2008.

II. Karya Tulis Ilmiah
Tema
Adapun tema yang ditentukan adalah “ Emerging and Re-emerging Tropical Disease” (Penyakit tropis yang sedang muncul dan penyakit tropis yang dulu pernah muncul sekarang muncul lagi di Indonesia).
Topik / judul
Topic / judul dapat ditentukan sendiri namun harus sesuai dengan tema SPBU 2K8
Sifat dan Isi Tulisan
1. Isi tulisan bersifat ilmiah berupa tinjauan pustaka bukan hasil penelitian
2. Substansi sesuai dengan tema SPBU 2K8
3. Kreatif dan obyektif
4. Logis dan sistematis
5. Materi karya tulis merupakan isu mutakhir atau aktual sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
6. Menggugah peningkatan kompetensi dan perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan nasional.
Sistematika dan Format Penulisan
1. Tulisan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
2. Garis besar sistematika penulisan karya ilmiah mencakup :
A. bagian awal
1. Cover Judul ( warna Hijau)
2. Abstraksi, maksimal 2 halaman dengan spasi 1
3. Kata pengantar
4. Daftar Isi
5. Daftar Tabel, daftar gambar (jika ada)
B. bagian inti
1. Bab Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi hal – hal sebagai berikut:
a. Latar belakang
b. Rumusan masalah
c. Tujuan penulisan
d. Manfaat penulisan
2. Bab Tinjauan Pustaka
3. Bab Metode Penulisan: Jenis penulisan, Fokus penulisan, Sumber Data, Teknik Pengumpulan Data, Analisis Data
4. Bab Pembahasan
5. Bab Penutup
Bagian ini berisi Kesimpulan dan Saran
C. bagian akhir
1. Daftar Pustaka ditulis dengan sistem Harvard
2. Lampiran (jika ada)
3. Daftar singkat riwayat hidup, judul karya – karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan ilmiah yang pernah diraih (maksimum 1 lembar).
3. Format
a. Font : Times New Roman 12
b. Spasi 1,5
c. Ukuran kertas A4
d. Jumlah halaman : minimal 15 dan maksimal 35 halaman (tidak termasuk halaman judul dan lampiran)
e. Batas pengetikan : samping kiri 4 cm, samping kanan 3 cm, batas atas dan bawah masing – masing 3 cm.
f. Penomoran halaman di pojok kanan atas
Orisinalitas
Penulis menjamin bahwa karya tulis ilmiah merupakan karya tulis sendiri (bukan plagiasi) dan belum pernah dipublikasikan
Hak Publikasi
Panitia diberikan hak dan wewenang untuk mempublikasikan setiap karya tulis ilmiah pemenang lomba dengan tetap mencantumkan nama penulisnya.
Penyerahan
Pengumpulan karya tulis paling lambat 23 April 2008. Karya tulis dikumpulkan rangkap 4 ke sekretariat SPBU 2K8 (FORISMA) yang dimasukkan ke dalam amplop. Selain itu peserta juga diwajibkan untuk mengirimkan soft copy karya tulis ke email FORISMA: forismafkunair@yahoo.com dengan menuliskan “LKTM SPBU 2K8”.

III. Penilaian
Tim Penilai
Tim penilai karya tulis ilmiah terdiri dari tiga orang yang berasal dari praktisi kesehatan yang berkompeten di bidangnya.
Dari seluruh karya ilmiah yang diterima akan diseleksi dan dicari 10 karya yang memiliki total nilai tertinggi yang akan diundang untuk mempresentasikan karya ilmiahnya dihadapan dewan juri pada puncak acara SPBU 2K8 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Hasil Penilaian
Hasil penilaian akan diumumkan di forismafkunair.wordpress.com sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan akan diumumkan melalui pamflet yang dipublikasikan di lingkungan FK Unair. Hasil keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

IV. Jadwal
Uraian Waktu
Pembayaran Uang Pendaftaran s.d. 21 April 2008
Penyerahan Karya Tulis s.d. 23 April 2008
Penilaian 23 April s.d. 7 Mei 2008
Pengumuman Finalis 8 Mei 2008
Presentasi Finalis 10 Mei 2008


Informasi umum :

Sekretariat :
Panitia SPBU 2K8
FORISMA BEM KM FK UNAIR
Student Centre Lt.1 H.11 GRAHA BIK IPTEK-DOK
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga


Contact Person :
Fariska (085648775406)
Qomi (085646098869)

ulangan bahasa indonesia

Bidang Studi : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas / Program : III IPA dan III IPS
Hari / tanggal : Kamis / 11 Desember 2003
Waktu : 07.30 – 09.30 (120 menit)
Petunjuk Umum :
1. Tulis nama, kelas dan nomor peserta pada lembar jawaban ditempat yang telah disediakan
2. Gunakan pinsil 2B untuk mengisi lembar jawaban dan lembar jawaban tidak boleh ada coretannya
3. Soal terdiri dari 60 soal pilihan ganda dan 3 soal esai


Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !


01. ................
Delapan belas orang yang mengaku telah ditahbiskan sebagai nabi dan dua belas orang yang mengaku ditahbiskan sebagai ‘rasul’ dari Sekte Hari Kiamat pimpinan Mangapin Sibuea, Selasa pagi (11/11) mulai diperiksa oleh petugas kepolisian dari Polres Bandung Tengah.
Penahanan itu merupakan buntut dari upacara ritual yang dilakukan oleh 283 anggota Sekte Hari Kiamat pada hari Senin (10/11) di sebuah gedung berlantai tiga di Jalan Siliwingi, Bale Indah Kabupaten Bandung. Gedung tersebut oleh sekte ini disebut Pondok Nabi.
Pada saat cuplikan berita di atas disajikan dalam harian sore “Suara Pembaruan” pada hari Selasa, 11 November 2003 dikatakan memiliki nilai berita karena memiliki unsur ....
A. kedekatan, nama, variasi
B. penting, konflik, nama
C. hangat/baru, variasi, penting
D. variasi, konflik, nama
E. penting, variasi, kedekatan

02. Jalur Pantai Utara (Pantura) dari arah Jakarta ke timur pada H+3 dan H+4 atau 29-30 November 2003 tertutup bagi kendaraan pribadi dan truk barang untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas arus balik lebaran di jalur pantura.
Tanggapan yang paling tepat mengkritisi berita tersebut adalah ....
A. Jalur Pantura memang padat pada saat menjelang dan sesudah lebaran, namun polisi terkadang lalai menanganinya.
B. Mengantisipasi kemacetan di jalur pantura memang perlu, namun perlu juga dipikirkan kemana arah pengalihan jalur kendaran pribadi. Mengingat banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.
C. Kemacetan memang perlu diantisipasi, mengingat ada sejumnlah pemudik berlebaran di jalan karena kemacetan tahun lalu.
D. Pengumuman tentang penutupan jalur tersebut harus disampaikan jauh-jauh hari sebelum dilakukan, mengingat tidak semua pemudik membaca surat kabar dan menonton televisi.
E. Mengapa harus ditutup dua hari? Apakah kemacetan benar-benar teratasi dengan kebijakan tersebut?

03. Pernyataan manakah yang bukan persyaratan pembuatan transparansi OHP yang digunakan dalam penyajian karya tulis?
A. menggunakan tulisan berhuruf kapital
B. menggunakan tulisan berwarna netral (biasanya hitam)
C. tidak menuliskan banyak kata
D. tidak menuliskan dengan huruf yang terlalu kecil
E. harus mengupayakan agar transparasi terkesan/terlihat rapi

04. Malpraktik adalah tindakan kelalaian yang dilakukan oleh seorang tenaga profesional yang memiliki pendidikan khusus dan izin (licence) untuk mempraktikkan keprofesiannya. Pada orang awam atau yang tidak memiliki izin praktik. tindakan kelalaian tersebut dapat digolongkan sebagai tindakan kejahatan atau kriminal biasa.
Apabila kita mempresentasikan hal di atas dengan sarana OHP,maka tulisan yang menarik pada layar OHP adalah ....
A. Malpraktik
B. Malpraktik adalah tindakan kriminal ?
C. Malpraktik, sebuah kelalaian dokter
D. Malpraktik, profesi atau tragedi ?
E. Malpraktik bukan kegiatan orang awam

05. Yang membedakan diskusi panel dengan seminar adalah ....
A. Dalam diskusi panel ada penyaji yang menyiapkan dan menyajikan makalah, sedangkan dalam seminar tidak ada
B. Dalam diskusi panel terdapat moderator sedangkan dalam seminar tidak ada
C. Dalam diskusi panel sebuah persoalan ditinjau dari bermacam-macam sudut pandang sedangkan dalam seminar tidak demikian
D. Dalam diskusi panel ditampilkan sejumlah masalah sedangkan dalam seminar hanya satu masalah
E. Dalam diskusi panel hanya ada satu orang penyaji makalah, sedangkan dalam seminar banyak penyaji

06. Aku mulai menangis, “Tapi aku manusia tidak tahu diuntung, manusia pendosa,” kataku.
“Selama Kau bertekad mengembalikan kesucian hatimu, selama itu pula pintu taubat dan ampunan akan selalau terbawa untukmu.”
Ustadz Soleh menepuk bahuku. Seolah-olah aliran hangat mengalir dari bahu ke seluruh tubuhku. Tiba-tiba saja aku merasa begitu bebas, begitu lepas dari semua beban yang selama ini memberatkan hatiku. Aku menangis lebih keras. Tangisan bahagia seorang anak hilang yang menemukan kembali jalan pulang menuju rumah-Nya.
Isi cerpen di atas yang terkait dengan kehidupan sehari-hari saat ini adalah ....
A. Seseorang yang bertobat selalu ingin melakukan kembali kehidupan dosanya.
B. Penyesalan selalu datang terlambat pada diri seseorang
C. Kebiasaan menangisi kesalahan masa lalu selalu menyertai seseorang ketika ia memperoleh pengampunan Tuhan
D. Seseorang yang benar-benar datang ke hadirat Tuhan dengan hati yang tulus mohon ampun akan dosa-dosanya akan menerima pengampunan dari Tuhan
E. Pengampunan dosa dari Tuhan tidak akan datang begitu saja dari Tuhan

07. Frasa nominal + yang + frasa adverbial terdapat pada kalimat ....
A. Pada hari lebaran yang kedua banyak tempat wisata yang murah-meriah dikunjungi wisatawan domestik
B. Panser kuno yang tidak layak pakai tersebut menewaskan kamerawan Indosiar
C. Sudah tiga hari gadis bisu yang tak berkeluarga itu menginap di rumah Charles
D. Saya melihat penjambret dompet yang berambut keriting ditangkap dan dihakimi masyarakat
E. Lelaki ganteng yang tadi pagi telah menipu Melvin dan Dini

08. Lagu-lagu natal yang . . . diperdengarkan melalui radio siswa setiap pagi.
Frasa adjektival yang tepat melengkapi kalimat di atas adalah . . . .
A. berbahasa Inggris
B. dibeli pengurus OSIS
C. dari Soli Deo
D. sangat syahdu
E. bernada lembut

09. “Bulan puasa, dan aku tidak ada pembantu, belum sempat membuat kue-kue lebaran!” kata Aswida
Kalimat tersebut akan menjadi logis jika diganti dengan kalimat ....
A. “Pada bulan puasa dan tidak ada pembantu membuat aku tidak ada kue-kue lebaran,” kata Aswida
B. “Karena bulan puasa dan tidak ada pembantu, aku tidak ada kue lebaran,” kata Aswida
C. “Pada bulan puasa ini aku belum sempat membuat kue-kue lebaran, karena tidak ada yang membantu. Maklum pembantu-ku pulang ke kampungnya,” kata Aswida
D. “Pembantuku tidak ada, tidak ada kue lebaran di rumahku. Maklum belum membuat!” kata Aswida
E. “Jangankan kue lebaran! Pembantuku pun tidak kuada !” kata Aswida

10. Dona : Saudara-saudara, untuk meningkatkan kualitas acara “Bincang Malam’ saya merencanakan menambah presenter acara tersebut.
Ivan : Kalau boleh tahu, siapa presenter yang dimaksud ?
Dona : Lala, dia akan menemani Lulu dalam acara tersebut
Sita : Maaf, bukankah sudah empat tahun acara tersebut identik dengan Lulu.
Dona : Justru itu, saya ingin membuat variasi dalam acara tersebut agar pendengar tak bosan.
Rico : Apakah Lala yang baru memiliki setengah tahun jam terbang bisa mendampingi Lulu?
Sita : Perlu juga diingat bahwa acara tersebut menduduki ranking kedua dalam pemerolehan iklan di stasiun kita. Jangan sampai rusak semuanya.
Ivan : Tidak ada salahnya kita mencoba. Saya rasa Dona punya pertimbangan khusus dalam pemilihan Lala. Lala cukup potensial dan kreatif dalam membawakan acara.
Dona : Sudahlah, kita tak perlu berdebat, saya sudah mempertimbangkan semuanya untuk menambah variasi acara “Bincang Malam”. Kita akan coba untuk lima kali siaran terlebih dahulu. Kalau gagal, kita kembalikan ke format sebelumnya. Setuju ?
Semua : Setujuuu !!!!
Dona : OK, kita akhiri pertemuan ini, thanks buat semua, dan selamat sore!
Kesimpulan akhir dari cuplikan rapat tersebut yang ditulis dalam notulen adalah ....
A. Perdebatan terjadi pada saat merumuskan pengganti acara “Bincang Malam”
B. Lala menjadi presenter pendamping Lulu pada acara “Bincang Malam” untuk memberikan nuansa dan variasi acara tersebut.
C. Acara “Bincang Malam” perlu diubah formatnya untuk menghindari kebosanan pendengar acara tersebut
D. Acara “Bincang Malam” perlu dipertahankan keberlangsungannya, mengingat posisinya dalam pemerolehan iklan
E. Nuansa baru perlu dimunculkan untuk memberikan kesegaran acara “Bincang Malam”

11. Pada umumnya orang menganggap reptil itu binatang liar yang menyeramkan dan menjijikkan. ... , reptil dapat dijadikan binatang piaraan yang menyenangkan.
Konjungsi yang tepat mengisi rumpang di atas adalah ....
A. Padahal
B. Melainkan
C. Sedangkan
D. Daripada
E. Seperti

12. Cacat fisik dan kreativitas mampu mengubah jalan hidup seseorang. Contohnya, Sularso, lelaki berusia 23 tahun yang tidak memiliki sepasang kaki sejak lahir ini mampu menghidupi istri dan tiga orang anak, serta kedua orangtuanya dari gedebok pisang. Gedebok pisang yang sangat banyak dan berserakan di kebunnya tersebut diubah menjadi duit. Gedebok-gedebok pisang yang nyaris tak berguna tersebut dikeringkan, dipotong-potong, dan dijadikan lukisan yang indah.
Paragraf eksposisi di atas dikembangkan dengan pola ....
A. sebab-akibat
B. contoh
C. analisis
D. ilustrasi
E. klasifikasi

13. Isi pasal 251 KUHP dapat dikelompokkan menjadi beberapa hal,. Pertama,hal tentang jenis penganiayaan yang dilakukan. Kedua,jenis-jenis hukuman yang diberikan. Dan yang ketiga, variasi jumlah masa hukuman.
Jenis paragraf eksposisi di atas dikembangkan dengan ....
A. contoh D. analisis
B. ilustrasi E. proses
C. klasifikasi

14. Manakah kalimat surat lamaran kerja yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia?
A. Berhubungn dengan iklan yang dimuan dalam harian sore “Suara Pembaruan”, saya beranikan diri ajukan lamaran kerja ke perusahaan yang Bapak pimpin
B. Saya punya pengalaman yang telah diakui oleh serikat buruh
C. Berhubungan dengan itu, saya ajukan lamaran ini.
D. Dengan ini saya mengajukan permohonan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi saya
E. Atas segala perhatiannya, saya mengu-capkan banyak-banyak terima kasih

15. Manakah yang bukan bagian penutup surat lamaran pekerjaan ?
A. Atas perhatian dan pertimbangan Bapak, saya ucapkan terima kasih
B. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
C. Besar harapan saya agar permohonan saya dapat dikabulkan
D. Demikian lamaran ini saya tulis semoga mendapat perhatian Bapak
E. Saya akan melengkapi persyaratan sesuai dengan yang diminta setelah wawancara dilakukan

16. Berbicara mengenai komposisi, bukan berarti berbicara mengenai salah atau benar, tetapi lebih pada keselarasan, keharmonisan di mana susunan atau tata letak, warna, gerakan, sudut pemotretan menjadikan suatu tatanan yang mampu bersinergi, saling memberikan kekuatan dalam kesatuan gambar. Karena sesungguhnya komposisi adalah seni, seni menata dan menciptakan keindahan pada suatu foto yang kita buat.
Pernyataan yang benar berkaitan dengan paragraf di atas adalah ....
A. paragraf di atas merupakan paragraf ar-gumentasi dengan pola pengembangan deduktif
B. paragraf di atas merupakan paragraf argumentasi dengan pola pengem-bangan induktif
C. paragraf di atas merupakan paragraf argumentasi persuasif
D. paragraf di atas merupakan paragraf persuasi dengan pola pengembangan deduktif
E. paragraf di atas merupakan paragraf persuasi dengan pola pengembangan induktif

17. ...... Karena itulah buku ini memandang Srimulat lebih dari sekedar “pabrik” yang rutin memproduksi tawa. Srimulat bahkan dianggap menjadi sebuah substruktur tersendiri dalam khazanah kebudayaan Jawa. Ia pun lalu dibedah secara antropologi, mulai sejarah kelahirannya, genre lawakannya, sampai caranya untuk bertahan hingga melewati tida zaman ........
Paragraf di atas adalah cuplikan resensi yang menyoroti aspek ....
A. organisasi D. bahasa
B. bagian isi buku E. pengarang
C. bagian fisik buku

18. Manakah kalimat yang tidak tepat dalam penggunaan konjungsi korelatif “baik... maupun ..” ?
A. Baik orangtua maupun orangmuda suka menonton pertunjukan Inul Daratista
B. Manusia mempunyai kesempatan keluar dari masalah yang dihadapi baik fisik maupun mental spiritual
C. Baik kelas III IPS 1 maupun III IPS 2 berkunjung ke Bank Indonesia
D. Setiap partai boleh mengajukan usulan calon dewan perwakilan rakyat, baik lisan maupun tertulis
E. Pandangan pro dan kontra tersebut boleh dikatakan terjadi di seluruh dunia, baik di negara maju maupun di negara sedang berkembang

19. Bapak, Ibu dan saudara sekalian. Untuk tujuan bersama, menjaga kelestarian hutan dan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah sudah berupaya demi penyelamatan hutan, baik melalui undang-undang, peraturan pemerintah,, keputusan-keputusan, serta kerja sama beberapa aparat dari berbagai departemen. Upaya pemerintah untuk melestarikan jika tanpa diimbangi kesadaran yang tinggi dari warga negara dan partisipasinya, hanya akan menjadi fatamorgana belaka. Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah itu ? Mari kita pikirkan dan wujudkan.
Paragraf di atas merupakan teks pidato bagian ....
A. salam pembuka D. penutup
B. pendahuluan E. Salam penutup
C. isi

20. Jakarta adalah kota keras. Penodong merajalela. Teman saya dari Ponorogo ditodong di depan pertokoan Jembatan Lima. Dengan tiba-tiba beberapa orang sudah mengelilinginya. Saku celananya dibedah begitu saja. Dengan sekali tarik, isi saku, semua uang tunai dan travelers cheque-nya terbang. Ia pulang ke hotel dengan celana robek. Tahun lalu, seorang tentara kena todong juga di dalam bis kota. Ia dengan tenang mencabut pistol dan menembak penodong itu tanpa ampun. Masyarakat menyanjungnya sebagai pahlawan. Tetapi, toh ia harus berhadapan dengan polisi.
Paragraf di atas tergolong argumentasi yang dikembangkan secara deduktif dengan analisis ….
A. Kalimat Topik : Penodong merajalela
Bukti-bukti :
- penodongan di depan pertokoan
- penodongan di bis kota
B. Kalimat Topik :
Penodongan tak kenal kompromi
Bukti-bukti :
- penodongan terhadap masyarakat sipil
- penodongan terhadap tentara
C. Kalimat Topik : Jakarta kota keras
Bukti-bukti :
- Teman dari Ponorogo ditodong
- Seorang tentara ditodong di biskota
D. Kalimat Topik : Jakarta kota keras
Bukti-bukti :
- Jakarta dipenuhi penodong
- Di mana pun rawan kejahatan
E. Kalimat Topik : Penodong merajalela
di Jakarta
Bukti-bukti :
- Masyarakat sipil dan tentara menjadi sasaran
- Pertokoan dan biskota menjadi tempatnya

21. Setiap orang normal selalu bisa berbahasa. Tidak ada orang di dunia ini yang gagal menguasai bahasa, kecuali orang tuli dan bisu. Oleh sebab itu, tidak perlu belajar bahasa.
Topik utama paragraf di atas adalah ….
A. Setiap orang normal selalu bisa berbahasa
B. Tidak ada orang yang gagal menguasai bahasa
C. Semua orang perlu berbahasa
D. Orang tuli dan bisu selalu gagal menguasai bahasa
E. Tidak perlu belajar bahasa

22. Manakah kalimat balasan surat lamaran pekerjaan yang paling tepat?
A. Kami telah memutuskan untuk menolak lamaran saudara, karena kami tidak percaya pada surat referensi yang saudara kirimkan
B. Berdasarkan ijazah saudara , kami yakin saudara tidak dapat bekerja di perusahaan kami
C. Dengan menyesal kami pada saat ini belum dapat menerima saudara sebagai karyawan di perusahaan kami
D. Lamaran Saudara dinyatakan ditolak karena kemampuan saudara diragukan untuk bekerja di bidang yang Saudara inginkan
E. Kami menolak surat lamaran saudara dan kami kembalikan semua berkasnya

23. Manakah kalimat yang tepat menggunakan imbuhan per-an/peN-an/ke-an ?
A. Pemerintah sedang mencari alternatif permukiman bagi para korban gusuran
B. Pada musim dingin semua penduduk di Eropa memerlukan minyak tanah untuk pengapian
C. Setiap mamalia mempunyai lubang penglepasan
D. Kehidupan masyarakat urban berasal dari berdagang kaki lima
E. Pengecualian dirinya, semua orang tunduk kepada peraturan yang dibuat pemerintah

24. Imbuhan ke-an yang menyatakan “keadaan” terdapat dalam kalimat …
A. Keberangkatan tim Sea Games Indonesia dipercepat sehari
B. Kepemimpinan yang demokratis menjadi anutan pengikut partai
C. Kenakalan remaja sebenarnya disebab-kan oleh kenakalan para orangtua
D. Kemajuan generasi penerus sangat bergantung kepada kita
E. Aparat di negeri ini telah berusaha menegakkan keadilan

25. Aryo Kusumaningrat, laki-laki, 25 tahun, 180 cm, 72 kg, suka begaul, pantang menyerah, tampan, senang bekerja keras, alergi terhadap kotoran.
Manakah pekerjaan yang tidak cocok dilakukan Aryo ?
A. model iklan
B. montir
C. sales representatif
D. tenaga pemasaran
E. peragawan

26. Seminggu setelah perceraiannya, perempuan itu memasuki sebuah kafe, memesan secangkir cappuccino. Dinyalakannya sebatang cigarette. Sejumlah mata lelaki nakal tertarik menggodanya.
Nilai moral yang ingin disampaikan pengarang paragraf di atas kepada pembaca adalah ….
A. wanita tidak selalau bersedih ketika mengalami perceraian
B. wanita yang menyendiri di tempat umum selalu menarik perhatian orang
C. rokok terkadang menghilangkan kejenuhan
D. cappuccino adalah sajian favorit di setiap kafe
E. rokok tidak selamanya milik laki-laki

27. Aku mersasa sukses dengan politikku mengekang perempuan, membatasi ruang geraknya, dan membantai kemerdekaannya. Aku berhasil mempersempit ruang geraknya dengan membebaninya dengan pekerjaan rumah tangga, dan aku tak pernah ikhlas sedikit pun jika istriku punya pembantu. Ya, aku merasa berdosa, wong ibuku saja tak dibantu pembantu, masak istriku mau ongkang-ongkang kaki ? Aku sudah menjadi Tuhan atas diri istriku.
Nilai karya sastra yang tidak terdapat dalam cuplikan di atas adalah ….
A. nilai moral
B. nilai budaya
C. nilai sosial
D. nilai estetika
E. nilai agama

28. Tiffani membiarkan sejenak emosinya terumbar, ia membiarkan airmatanya mengalir deras. Ditahankan suaranya agar tidak terdengar oleh anaknya di seberang sana. Ia tutup gagang bawah telpon agar tidak merekam tangisnya. Antara percaya dan tidak, ia mendengarkan kisah Bryan De Mello, anak laki-laki satu-satunya. Antara naluri seorang ibu dan naluri seorang istri, ia tetap harus berprinsip mendewasakan anak yang sudah di atas 17 tahun untuk hidup mandiri. Ia bergegas mengambil kunci mobil dan melarikan mobil itu ke arah apartemen anaknya.. Ia sadar anaknya dalam bahaya.
Nilai budaya yang tergambar dalam cuplikan paragraf di atas yang bukan budaya Indonesia adalah ….
A. Naluri seorang ibu selalu terkait dengan anaknya
B. Orangtua selalu memperhatikan anak-anaknya
C. Orangtua selalu melindungi anaknya dari ancaman bahaya
D. Seseorang yang berusia di atas 17 tahun dianggap sudah dewasa dan bisa hidup mandiri
E. Wanita selalu tidak bisa mengendalikan emosinya
29. Kebiasaan luhur yang telah . . . akan menjadi budaya.
Manakah analogi yang tidak tepat mengisi rumpang kalimat di atas ?
A. mendarah daging
B. mengurat-mengakar
C. merasuk sukma
D. terpatri di hati
E. terukir indah

30. Seorang anak kecil ingin menikmati biskuit yang dicelupkan ke dalam susu seperti yang dilakukan kakaknya. Ia mencoba memintakan hal tersebut kepada kakaknya. Si Kakak tidak rela, ia pelit. Si Adik berpikir, dengan miliknya (gelas susu tertutup dengan sedikit lubang kecil di atasnya) tentu ia tidak bisa melakukan keinginannya. Tiba-tiba, ia membalikkan gelas miliknya dan meneteskan isinya ke atas biskuit. Puaslah ia.
Cara berpikir yang terakhir dilakukan si Adik adalah ….
A. generalisasi D. spesialisasi
B. analogi E. spesifikasi
C. sebab-akibat

31. JAKARTA, KOMPAS – Surat Keputusan Bersama (SKB) enam menteri tentang perlindungan dan tim advokasi tenaga kerja Indonesia (TKI) harus ditindaklanjuti dengan mempererat kerja sama antara pemerintah dan mitra kerja di Arab Saudi dan Kuwait. Tanpa adanya pendekatan dengan pemerintah Negara penerima TKI, SKB tersebut tidak berdampak terhadap perlindungan TKI.
( Kamis, 27 November 2003)

Unsur berita yang paling menonjol dalam berita tersebut …….
A. Siapa dan Mengapa
B. Apa dan dimana
C. Siapa dan bagaimana
D. Apa dan Mengapa
E. Mengapa dan bagaimana

32. Berdasarkan kepentingannya, judul berita yang paling menarik ….
A. Galian Kabel Bahayakan Lalu Lintas Bogor – Puncak
B. POM Temukan 20 Ton Senyawa Narkotika
C. Hujan Deras Dapat Kacaukan Arus Mudik
D. Rencana Peledakan Bom di Jakarta Belum Matang
E. Persediaan Sembako di Pusat-pusat Perbelanjaan di Jakarta Terancam Habis dalam Minggu Ini

33. Karya tulis
Dalam karya ilmiah ini, penulis menitikberatkan pembahasan pada dampak acara televisi terhadap pendidikan para siswa. Sekarang ini, jika pelajar dihadapkan pada dua pilihan, menonton televisi atau belajar untuk ulangan besok, maka sebagian besar pelajar akan memilih untuk menonton telavisi. Ironis bukan? Pelajar tidak belajar melainkan menonton televisi. Hal inilah yang …..
Penggalan karya ilmiah tersebut merupakan bagian dari…
A. Latar belakang
B. hipotesis
C. Pembatasan masalah
D. Perumusan masalah
E. Pembahasan masalah

34. Bagian dari karya ilmiah yang berisi gagasan-gagasan permasalahan dan di dalamnya dikemukakan juga temuan-temuan dan analisis terhadap data adalah…
A. Latar belakang masalah
B. Perumusan masalah
C. Pembatasan masalah
D. Pembahasan masalah
E. Metode penelitian

35. Saya memahami pendapat pemrasaran kedua, yang tujuannya untuk memajukan perusahaan, tetapi usul itu kurang tepat untuk dilaksanakan dalam waktu singkat ini. Pembelian mesin-mesin hendaklah dilakukan secara bertahap, sebab perusahaan kita membutuhkan dana untuk membeli kebutuhan lain.
Pengungkapan tersebut lebih tepat dinayatakan dalam….
A. seminar D. simposium
B. diskusi panel E. lokakarya
C. diskusi kelompok

36. Sering aku menepuk pinggang sersan komandan yang semua kami kenal. Ia hanya melirik saja, mulut agak melulur tersenyum tak kentara. Disiplin dong! Tentara kerajaan dikira apa. Tentu saja Mami sama sekali tak suka dengan kekolonganku. Maklumlah, anak letnan kerajaan yang bersekolah di Sekolah Dasar Kaum Eropa, masih ningrat keraton bahkan Surakarta segala, kok telanjang di selokan kebak tai, tanpa sepatu keluyuran dengan anak-anak kolong kampungan. Sampai hitam Dayak aku ini (Mami tidak tahu orang dayak kulitnya kuning seperti Mami) malu ah! Dan setiap aku pulang, terlambat tentu saja, aku dihukum Mami. Tidak boleh makan poding panili lezat sesudah makan. Tetapi kalau sore hari aku merengek minta poding jatahku itu, toh mami memberinya juga. Jadi, tak mempan juga ilmu pendidikan yang berdisiplin. Nah itu bukti kedua. Mami bukan totok. Bukti ketiga: Mami suka pada segala hal pedukunan dan takhayul atau mistik.
(Burung-Burung Manyar, J.B. Mangunwijaya)
Amanat yang tersirat dalam kutipan tersebut adalah ….
A. kelemahan disiplin orang tua jangan sampai diketahui oleh anak
B. kedisiplinan orang tua jangan luluh karena kasih sayang
C. setiap orang tua dalam mendidik anaknya harus penuh kasih sayang
D. setiap tentara perlu memiliki disiplin yang tinggi
E. kedisiplinan kepada anak perlu diterapkan sejak kecil

37. Pertemuan kami yang pertama tidak terlalu lama, tetapi ternyata tanpa kami sadari menumbuhkan perasaan yang lain. Saat itu, Ia memberiku buku sastra yang sangat menarik sebanyak dua buah. Buku sastra yang dua buah itu tentu saja kubaca. Setelah itu, kami lama tidak berhubungan. Kesibukan yang menyita waktu dan pikiran menjadi penghalang pertemuan kami. Beberapa bulan kemudian, tanpa sengaja kami bertemu di sebuah pesta ulang tahun yang sangat meriah. Sejak Pertemuan yang tak terduga itu, hubungan kami semakin dekat. Kini, jika bertemu kami selalu membicarakan novel yang terbaru. Tentu saja sangat menyenangkan.
Frase yang diperluas dengan partikel dalam paragraf tersebut ada ……
A. 3 frase D. 6 frase
B. 4 frase E. 7 frase
C. 5 frase

38. Kalimat berikut yang logis adalah ….
A. “Adik ini manis sekali. Siapa namanya, Dik?” Tanya Phang.
B. Karena sering berbohong, Ayah terpaksa menghukum William.
C. Ferry memetikkan bunga kekasihnya.
D. Yang merasa kehilangan dompet harap mengambilnya di ruang guru.
E. Semua syarat untuk surat lamaran tersebut harus dibuat rangkap satu.

39. Selamat datang liburan! Ini saatnya bepergian dan mendapatkan jeda dari rutinitas yang mendera. Dokumentasi? Ooo, harus itu! Namun, sebaiknya pos fotografi itu Anda anggarkan sejak awal.
Mari kita hitung. Katakanlah Anda sudah punya kamera berfilm. Nah, harga serol film ASA 400 isi 36 itu sekitar Rp 27.000,00. Ongkos cuci sekitar RP 10.000,00 per rol. Ongkos cetak 4R sekitar RP 1.500,00 per lembar. Jadi, dari membeli satu rol film sampai mendapatkan 36 gambar yang siap dialbumkan itu Anda harus merogoh Rp 91.000,00.Coba jika Anda maniak berfoto, kalikan saja dengan rol-rol yang Anda habiskan?
Bagaimana dengan kamera digital? Sebagaimana dengan kamera berfilm, Sudah tentu Anda harus memperhatikan beberapa hal. Walaupun Anda tak perlu film dan ongkos cuci cetak, tetapi Anda mungkin masih mencetakan Dan juga bagaimana dengan harga kamera digital itu?.
Hal yang tepat mengenai tulisan tersebut….
A. Paragraf pertama mengandung hubungan pertentangan antarklausa.
B. Yang dibandingkan ongkos cetak yang akan dihabiskan.
C. Paragraf kedua menggunakan kon-jungsi perbandingan antarkalimat.
D. Paragraf ketiga menggunakan kon-jungsi perbandingan antarkalimat.
E. Inti tulisan tersebut: liburan akan lebih indah jika memakai kamera digital.

40. Hampir pasti sebagian besar kondisi fisik desa itu telah banyak berubah. Rumah-rumah yang pada tahun 1970-an masih berdinding gedek (anyaman bambu) kini sudah banyak yang ditembok. Lantai yang tadinya tanah, sudah disemen. Dari situ kelihatan bahwa desa di kawasan pertanian itu telah menjadi relatif makmur dibanding masa lalu.
Hal yang tidak tepat mengenai paragraf tersebut…
A. Pola pengembangannya dengan perbandingan
B. Keadaan daerah tersebut makmur
C. Perbandingan berpola A/B + A/B
D. Yang dibandingkan dinding rumah dan lantainya.
E. Fisik desa di kawasan pertanian telah berubah

41. Tekanan penduduk terhadap lahan semakin besar seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Lahan pertanian dan lahan hutan banyak dikonvensikan untuk pemukiman, industri dan pemanfaatannya kainnya. Di pihak lain, dengan bertambahnya penduduk, kebutuhan pangan yang harus dipenuhi oleh faktor pertanian meningkat pula. Hal itu berarti ada peningkatan kebutuhan akan lahan pertanian agar kita dapat memper-tahankan swasembada pangan. Meningkat-nya penggunaan lahan untuk pertanian dan kegiatan lainnya secara tidak terkendali menyebabkan timbulnya perambahan hutan dan kawasan yang yang dilindungi dijadikan lahan pertanian. Penggunaan lahan semacam itu dapat menyebabkan terganggu-nya tata air, penurunan mutu tanah, dan kerusakan lingkungan lainnya serta terjadinya erosi.
Pola pengembangan paragraf tersebut…
A. sebab-akibat
B. sebab akibat 1, akibat 2
C. analogi
D. generalisasi
E. akibat-sebab

42. Pembukaan yang paling tepat untuk surat lamaran kerja berdasarkan iklan ….
A. Bersama surat ini, saya memberitahukan bahwa saya telah membaca iklan perusahaan Bapak di koran Bernas, Minggu 30 November 2003 …
B. Saya mengajukan permohonan menjadi karyawan di perusahaan Bapak, sesuai dengan iklan Bapak di Koran Bernas waktu itu ….
C. Saya benar-benar telah membaca iklan Bapak di Koran Bernas Minggu, 30 November 2003, dan dengan ini saya benar-benar sangat sesuai dengan pekerjaan yang Bapak tawarkan.
D. Saya sangat tertarik dengan iklan yang Bapak tawarkan…
E. Sehubungan dengan iklan perusahaan Bapak dalam Koran Bernas Minggu, 30 November 2003, dengan ini Saya mengajukan permohonan menjadi karyawan …

43. Penutup surat lamaran pekerjaan yang paling tepat ….
A. Demikian surat lamaran kerja ini saya ajukan. Atas perhatian dan kebijaksanaannya , saya ucapkan terima kasih.
B. Besar harapan saya Bapak sudi menerima saya. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih banyak.
C. Demikian surat ini saya ajukan. Atas perhatian, kesempatan, dan keperca-yaan Bapak, saya sampaikan terima kasih.
D. Kiranya Bapak sudi menerima saya sebagai pegawai Bapak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.
E. Saya yakin Bapak menerima saya. Atas perhatian Bapak, saya sampaikan terima kasih.

44. Surat perjanjian jual-beli tersebut ditandatangani oleh kedua pihak dihadapan notaris.
Makna imbuhan pada kata tercetak tebal dalam kalimat tersebut sama dengan …..
A. Pertemuan tersebut menghabiskan dana yang sangat banyak.
B. Kegiatan kepemimpinan 2003 diadakan di perkampungan itu.
C. Perubahan melegakan hati orang tuanya.
D. Di akhir acara tersebut, mereka mengajukan peraturan organisasi.
E. Permukaan tanah menjadi tidak rata setelah bencana alam itu.

45. Keadaan korban bencana alam Bahorok sangat mengenaskan.
Makna kata berimbuhan ke-an dalam kalimat tersebut sama dengan ….
A. Pertemuan pertama mereka terjadi saat keduanya mengurus bea siswa di kedutaan perancis.
B. Setelah bertahun-tahun tinggal di Belanda, pemikirannya kebelanda-belandaan.
C. Kebersihan sangat diperhatikan di SMUK Penabur.
D. Kelaparan melanda Negara tersebut setelah terjadi perang saudara.
E. Karena terlalu sibuk belajar, Doni datang kemalaman dalam acara tersebut.

46. Kenneth bercita-cita menjadi seorang Insinyur Sipil. Untuk menwujudkan cita-cita tersebut ia memilih Fakultas teknik UGM, jurusan Teknik Sipil. Hal tersebut didasarkan berbagai alasan, yakni …..
(1) ahli sipil dibutuhkan saat ini karena penduduk bumi semakin banyak sedang-kan lahan bangunan tidak bertambah.
(2) Adanya dorongan dari pihak keluarga
(3) Ayah saya juga seorang insinyur sipil
(4) Sejak kecil saya senang menggambar perspektif
(5) Guru matematika saya di SMU baik
Alasan yang kurang logis dalam wacana tersebut …
A. nomor 1 D. nomor 4
B. nomor 2 E. nomor 5
C. nomor 3
47. Buku dapat membentuk, membangun, dan mengembangkan kebudayaan modern. Pemikiran-pemikiran dalam teks tertulis dapat disusun kembali dan disistematisasikan sehingga memberi kesempatan kepada kesadaran untuk menjadi aktif dan menjalan-kan fungsi analisis logisnya. Bahkan, teks tertulis menjadi bukan semata-mata huruf yang mengalihkan pengetahuan dari guru ke murid, tetapi memicu tumbuhnya penalaran kritis yang memungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi tumbuh serta melembaga seperti sekarang.
Paragraf tersebut dikembangkan dengan pengembangan …
A. induktif D. pertentangan
B. deduktif E. narasi
C. campuran

48. Resensi
Dalam menyajikan buku ini, sama seperti bukunya yang pertama, The Tao of Pooh, Hoff memiliki pemahaman khusus akan para pembacanya. Hoff mengetahui filsafat adalah suatu hal yang berbelit-belit, sulit dimengerti, dan membosankan untuk dipelajari. Di samping itu, melalui buku ini Hoff ingin mencoba memperkenalkan Taoisme bukan hanya kepada para pengamat filsafat, melainkan juga kepada khalayak ramai, seperti para pelajar, karyawan perusahaan dan masih banyak lagi. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Hoff menggunakan gaya bahasa yang ringan dan menarik dalam penulisan buku ini. Percakapan antara Piglet dengan sang pengarang pada bagian awal buku ini cukup mampu menimbulkan kesan yang menarik bagi pembaca untuk menyimak buku ini. (Taoisme dan Piglet: Chrisella A. Siswa SMUK 5 Penabur)
Hal yang diuraikan dalam penggalan resensi tersebut…
A. Identitas buku
B. Latar belakang pengarang
C. Keunggulan buku
D. Kekurangan buku
E. Manfaat buku

49. Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi balasan surat lamaran pekerjaan ….
A. Kami harap Anda datang ke PT Hidup Perkasa, 9 Desember 2003, pukul 10.00 WIB untuk wawancara.
B. Anda kami terima bekerja diperusahaan kami sebagai tenaga pemasaran dengan gaji RP1.500.000,00 perbulan ditambah intensif.
C. Setelah kami membaca surat Anda, kami tidak bisa menerima menerima Anda bekerja di perusahaan kami karena belu ada lowongan.
D. Semoga Saudara dapat memper-cayai saya bekerja di perusahaan Saudara.
E. Anda memenuhi criteria yang kami inginkan, dengan sdemikian Anda kami terima bekerja di perusahaan kami.

50. Konjungsi korelatif dalam kalimat berikut yang menghubungkan kata dengan kata…
A. Apakah diterima atau tidak, Rani tetap mengutarakan perasaannya.
B. Handy dan Chandra selalu bersama apalagi kalau ada Kris.
C. Ia bolos lagi karena malas dan suka melawan
D. Ia ingin ikut, tetapi kondisinya tidak memungkinkan.
E. Mereka harus memilih, pindah atau tidak mendapat penggantian.

51. Resensi
Pahlawan Sunda yang Nyaris Terlupakan
Judul :Ir. H. Djuanda Negarawan, Administrator, dan Teknokrat Utama.
Penyunting : Prof. Dr. Awaloedin Djamin, M.PA
Pengantar : Prof.Dr. Taufik Abdullah
Penerbit : PT Kompas Media Nusantara,
Tempat Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2001
Tebal : xxx + 410 halaman
…………………………………..
Dalam beberapa bab berisi kumpulan karangan yang ditulis sejumlah pihak yang pernah dekat atau berinteraksi langsung dengan Djuanda.
Djuanda pernah dijuluki pers sebagai ”Menteri Marathon” bersama Dr. J. Leimena karena menjadi menteri terus-menerus dalam sejarah kabinet. Ayah lima anak ini menduduki kursi menteri muda satu kali dan 14 kali menjadi menteri, antara lain sekali memimpin kabinet sebagai perdana menteri pertama dalam 17 kabinet. Sebelum malang melintang di kabinet, Djuanda sempat menjadi Kepala Jawatan Kereta Api.
(Kompas, 2001)
Hal yang kurang tepat analisisnya berdasarkan penggalan resensi tersebut adalah ….
A. Judul resensi berbeda dengan judul buku
B. Identitas buku sudah lengkap
C. Buku tersebut terdiri dari beberapa bab
D. Penggalan tersebut merupakan bagian isi buku
E. Buku tersebut ditulis oleh Prof. Dr.Awaloedin Djamin, M.P.A.

52. Dr. Benjamin N., pimpinan perusahaan multimedia besar yang sangat ternama sedang mengadakan kunjungan ke perusahaan multimedia yang baru berkembang. Saat itu beliau diminta untuk menyampaikan pidato. Pak Benjamin langsung membuat garis besar hal-hal yang akan disampaikannya dalam berpidato.
Metode yang dipakai Pak Benjamin …..
A. Naskah
B. Impromptu
C. Menghafal
D. Ekstemporan
E. campuran

53. Berikut pernyataan yang menghasilkan kesimpulan yang tidak sahih …..
A. Semua siswa kelas 2-1 adalah siswa yang pintar.
Farima adalah siswa kelas 2-1
B. Setiap mamalia bernafas dengan paru-paru.
Paus adalah mamalia
C. Setiap orang yang tinggal di desa bersahaja
Wati tinggal di desa
D. Semua peserta lomba harus mematuhi peraturan.
Utari peserta lomba

E. Setiap siswa di sekolah itu harus memakai kartu pelajar
Yoko, Deni, Ricky adalah siswa

54. Randy dan Leo Harus ikut musikalisasi puisi karena mereka siswa kelas 2.
Premis Mayor dari kesimpulan tersebut…
A. Semua siswa kelas 2 harus ikut musikalisasi puisi.
B. Semua siswa harus ikut musikalisasi puisi.
C. Siswa yang berpenampilan “oke” harus ikut musikalisasi puisi.
D. Randy dan Leo siswa kelas 2
E. Randy dan Leo siswa yang berpenampilan “oke”
55.






























Hal yang paling penting diperhatikan berkaitan dengan isi surat tersebut ………….
A. Alamat tempat harus jelas
B. Menulis peralatan yang harus dibawa
C. Memuji kualifikasi pelamar
D. Mengingatkan pentingnya kehadiran pelamar untuk tepat waktu
E. Menjelaskan hal apa saja yang akan dites

56. Dua hari terakhir ini, sebagian penduduk di semua belahan dunia, termasuk di Indonesia larut dalam pesta menyambut tahun baru, abad baru dan memasuki milenium baru. Berbagai ekspresi kegembiraan dimunculkan. Hanya sedikit yang menyambut pergantian masa itu dengan aksi keprihatinan dan doa bersama.
Dilihat dari momentum waktunya, pesta itu wajar. Pergantian tahunan ini sangat istimewa. Dari angka bagus 1999 ke angka tahun 2000. Akan tetrapi, kondisikita belum keluar dari krisis ekonomi, pesta-pesta itu seyogyanya tidak diselenggarakan secara berlebihan.
(Media Indonesia)
Ikhtisar yang tepat berdasarkan penggalan wacana tersebut ….
A. Sambutan sebagaian orang pada saat tahun baru serta harapan agar bangsa Indonesia menyambutnya dengan cara sederhana.
B. Pergantian tahun dilakukan dengan aksi keprihatinan, doa bersama, dan pesta yang meriah
C. Ekspresi kegembiraan menyambut pergantian tahun 1999 menuju 2000.
D. Indonesia masih dilanda krisis ekonomi dan konflik internal, jadi tidak perlu merayakannya.
E. Pada umumnya penduduk di belahan dunia , termasuk Indonesia larut dalam pesta menyambut tahun baru.

57. ………
Kita harus percaya kalo semua orang sama. Ya perempuan, ya laki, ya orang kita, ya orang Cina, ya normal, ya homo – semuanya sama. Patriotisme itu taik. Perang itu goblok. Media massa apalagi! Mereka cuma butuh uang. Nggak cuma di sini, tapi di seluruh dunia. Mereka nggak mau lihat masalah yang sebenernya. Cuma peduli ama kalimat sepotongnya artis-artis sinetron, musikus, politikus. Semua ini barang dagangan, Man. Dengan Lo nolak dikontrol ama institusi, Lo ngambil kendali hidup di tangan Lo sendiri, itu dia namanya personal order. Itu dia yang namanya anarki. Dan kita-kita harus hidup saling ngehormatin, saling percaya …
(supernova “Akar”: Dee)
Unsur ekstrinsik yang menonjol dalam penggalan novel di atas adalah ….
A. sosial D. zaman
B. agama E. budaya
C. politik

58. Berikut yang tidak mengandung analogi adalah ….
A. Selama ini, komunikasi internet menggunakan TCP (Transmision Control Protocol). Protokol menjadi roh dari sistem komunikasi internet.
B. Uang, kata orang adalah daki dunia. Namun tetap saja orang mempertikaikannya.
C. Akhirnya kembang itu layu sebelum berkembang dan hilanglah keindahan tempat itu.
D. Wajah Lin Che Wei bagaikan kembang yang baru saja disiram air. Pengadilan baru saja memutuskan perkara yang membelitnya.
E. Bahtera Bank Negara Indonesia (BNI) seperti tak putus dirundung badai. Perompakan yang selalu melibatkan orang dalam terjadi silih berganti.

59. Menjadi kiri di zaman ini adalah sebuah anakronisme, kata orang. Lihat buku-buku kiri dibaca terang-terangan dan kaos oblong bergambar Che dan Marx dikenakan di keramaian. Lihat kaum borjuis tak lagi dikutuk, karena konon buruh pabrik dan kaum tak berpunya lain bisa juga berlaku “borjuis” dengan melenggang di mal belanja dan bersantap di kedai Fast food gaya Amerika.
(Kalam 17, 2001)
Kiri dalam paragraf tersebut dianalogikan dengan …
A. Tangan kiri yang artinya kurang sopan jika dipakai untuk memberi sesuatu.
B. Pemerintahan yang dipimpin oleh seorang raja lalim.
C. Buku-buku yang dibaca dimulai dari sebelah kiri.
D. sesuatu yang berhubungan dengan paham sosialisme.
E. Pandangan yang dipengaruhi oleh kapitalisme.

60. Aku membaca tulisan yang berjudul Psychology. Ia tampak malu, menghindari pertanyaan, tanpa kata terucap, tipe seorang yang baik.
“Aku suka Kau tidak merokok atau tidak minum-minuman keras”
“Itu tidak bdikatakan jelek”
“Yah, mungkin aku lupa menghentikannya” Aku berharap ia tidak memikirkan hal itu
(Jodoh Yang Sempurna)
Nilai budaya yang tidak sesuai dengan dengan budaya Indonesia dalam peng-galan cerpen terjemahan tersebut ….
A. membaca buku
B. merokok di depan orang
C. menum-minuman keras sambil merokok
D. merokok sambil bicara
E. merasa malu



ESAI
1. Perbaiki bagian surat lamaran di bawah ini !
a. Lampiran : 0
b. Hal : Permohonan Menjadi Tenaga Kasir
c. Jakarta, 05 - Des - ‘03
d. Kepada yth. BAPAK DRS. PRAPETO DEKUILLO
Kabag Personalia PT Bank Artha Graha.
Jln. Imam Bonjol No. 7.
J A K A R T A
e. Atas perhatian dan pertimbangannya, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak.

2. Buatlah sebuah eksposisi perbandingan dengan pola A + B sepanjang dua paragraf. Isi paragraf tersebut membandingkan telepon seluler dan telepon konvensional. Aspek yang dibandingkan antara lain: bentuk fisik, jalur transmisi, cara kerja, dll. !

3. Untuk memperoleh nilai yang tinggi, siswa sering menyontek pada waktu mengikuti ujian. Menyontek pada waktu ujian tergolong tindakan curang yang tidak terpuji. Di setiap kelas selalu ada siswa yang berusaha menyontek pada waktu ujian.. Buatlah sebuah argumentasi tentang beberapa alasan siswa menyontek dan cara mengatasi agar siswa tidak menyontek, serta jenis hukuman yang diberikan kepada siswa yang menyontek! Panjang argumentasi maksimal dua paragraf !

Nasi tidak akan pernah menjadi bubur jika kita mau belajar jujur dan tidak takabur
qriz - ram